SMKN 2 DEPOK LAKUKAN PENYELARASAN KURIKULUM BERSAMA DUNIA INDUSTRI

Dalam rangka mempersiapkan pembelajaran tahun ajaran 2024/2025 serta untuk mempersiapkan lulusannya agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, SMK Negeri 2 Depok melakukan penyelarasan kurikulum bersama mitra industri untuk memastikan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan pasar kerja. Diantara mitra industri SMK Negeri 2 Depok yang hadir dalam penyelarasan kurikulum adalah PT. MAK, PT. Madubaru, BSIP Yogyakarta, PT. Jago Jaya Cemerlang, CV Jogja Karya Technology, PT. Multi Visi Karya, PT. SPD Nusantara Jaya, PC. GKBI Medari, PT. Bumen edja Abadi, PT. Nasmoco Bahan Motor, PT SIMS, CV. Multitechnologi.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan lulusan siap bersaing di era digital, SMK Negeri 2 Depok mengadakan serangkaian pertemuan dan diskusi bersama perwakilan industri terkait. Kolaborasi ini melibatkan berbagai bidang kompetensi keahlian yang diajarkan di sekolah, termasuk teknologi informasi, rekayasa, keuangan, dan lainnya. Komite Sekolah juga turut dilibatkan untuk memastikan bahwa Kurikulum yang digunakan oleh Sekolah meamng elaras dengan dunia kerja, sehingga mampu menyiapkan peserta didik yang berkompeten ketika lulus.

Salah satu fokus utama dalam penyelarasan kurikulum ini adalah untuk menyelaraskan capaian pembelajaran yang harus dicapai oleh para siswa saat lulus. Dengan mengintegrasikan masukan dari dunia industri, sekolah berharap dapat menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja masa kini.

Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 2 Depok, Bapak Drs. Suroto, M.Pd., penyelarasan kurikulum ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih relevan dan mendekati kondisi sebenarnya di industri. “Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan kami memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini, sehingga mereka siap untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif”.

Para mitra industri juga memberikan kontribusi yang berharga dalam menyusun kurikulum yang berbasis pada kebutuhan pasar kerja. Dunia industri tidak hanya memberikan masukan tentang keterampilan teknis yang diperlukan, tetapi juga tentang soft skill dan sikap profesional yang diharapkan dari para calon pekerja.

Dengan langkah ini, SMK Negeri 2 Depok memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang progresif dan responsif terhadap perubahan. Harapannya, kolaborasi yang erat dengan dunia industri akan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri. (Utsman)

Sebar info ini