Penanganan Siswa Bermasalah di bidang Akademik

By admin 29 Des 2021, 12:35:40 WIB

Pengertian

  • Siswa bermasalah di dalam bidang akademik adalah siswa yang dinilai oleh guru bidang studi dan wali kelas memiliki kemampuan akademik yang lemah dan membutuhkan penanganan khusus.
  • Guru bidang studi adalah guru yang mengampu mata pelajaran tertentu sesuai dengan bidang keahliannya.
  • Wali kelas adalah guru yang diberi tanggungjawab secara khusus untuk membina siswa dalam satu kelas tertentu.
  • Guru BK adalah konselor sekolah yang bertanggungjawab untuk membimbing siswa terkait dengan kelakuan, sikap, dan talenta siswa.
  • Waka kurikulum (WakaKur) adalah guru yang diberi tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah yang menangani masalah-masalah yang terkait dengan kurikulum dan proses belajar mengajar

Prosedur

  1. Guru bidang studi menyampaikan kondisi akademik siswa yang bersangkutan kepada Wali kelas.
  2. Wali kelas meneliti pernyataan/laporan guru bidang studi melalui laporan penilaian siswa bersangkutan segera setelah ulangan tengah semester.
  3. Wali kelas melakukan diskusi internal dengan siswa dan guru bidang studi tentang kondisi akademik siswa bersangkutan untuk mengidentifikasi masalah dan mengklasifikasi jenis penanganan.
  4. Penganganan tiap kasus:
    • Jika dinilai hanya memerlukan penanganan jangka pendek, maka siswa tersebut dapat dinasehati/disarankan menemui guru BK untuk sesi konsultasi.
    • Jika memerlukan penanganan jangka panjang, maka Wali kelas bersama guru BK memanggil orangtua/wali siswa ke sekolah untuk memperolehi informasi sekaligus memohon kerjasama mereka untuk mengawasi dan memotivasi anak-anaknya.
  5. Siswa yang memerlukan penanganan jangka panjang diharuskan mengikuti bimbingan khusus oleh masing-masing guru bidang studi dalam bentuk pembelajaran remedial (klinik), tes remedial, penugasan terstruktur, latihan soal-soal, dan kegiatan lainnya yang dapat memotivasi/meningkatkan semangat belajar siswa selama waktu yang ditentukan.
  6. Guru bidang studi mengadakan re-evaluasi untuk menilai prestasi akademik siswa bersangkutan. Jika prestasi belajarnya sudah meningkat, persoalan selesai. Jika belum, wali kelas bekerjasama dengan guru BK memanggil kembali orangtua siswa/wali murid hadir ke sekolah.
  7. Wali kelas menyusun laporan tertulis dan menyerahkan laporan tersebut kepada Kepala Sekolah melalui Wakakur dan mengarsipkan laporannya.