Masa pandemi Covid-19 tentu tidak mudah dilalui bagi semua orang. Perubahan begitu berdampak di semua bidang, tak terkecuali dunia pendidikan. Kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka, menjadi dibatasi dan berlangsung secara daring. Motivasi dan gaya belajar siswa pun juga mengalami perubahan yang cenderung menurun kualitasnya. Sebuah hal yang patut diapresiasi manakala ada siswa yang di masa pandemi ini tetap memiliki motivasi yang kuat untuk belajar. Keterbatasan, nyatanya tidak menyurutkan semangat dan kreativitas siswa untuk berkarya dan berinovasi. Dua siswa SMKN 2 Depok mengikuti ajang kompetisi Mechanical Fair yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta pada Sabtu, 18 September 2021. Dharmawan Satria Pambudi (13 TFLMA) menggambar desain dan merangkai tracker yang berfungsi melepas poros AS di dalam pegas atau spring, meraih juara 1. Sementara Helga Ivan Nur Ishaq (13 TFLMB) yang merangkai tracker alat untuk membongkar shock breaker mobil, mendapat juara 3. Kedua siswa ini dapat menjadi contoh bahwa selama semangat dan kerja keras itu masih ada, keterbatasan bisa dilampaui.

5 1 vote
Rating Artikel
Berbagi
Berlangganan
Pemberitahuan dari
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Tampilkan semua komentar